Manfaat atau Kerugiannya Efek Kapitalisme

ZamanTekno.com Manfaat atau Kerugiannya Efek Kapitalisme – Kapitalisme atau sistem ekonomi kapitalis seringkali menjadi kambing hitam dari beberapa masalah ekonomi yang ada di masyarakat. Dari tingkat pengangguran yang tinggi, kesenjangan yang tidak seimbang antara kaya dan miskin. Manfaat ekonomi yang tidak merata yang diterima masyarakat, hingga banyak masalah lainnya, hampir semuanya dapat ditelusuri kembali ke pemahaman yang satu ini.

Ketika ditanya mengapa kapitalisme sering dipandang sebagai penyebab masalah ini, mungkin tidak semua orang bisa menjawabnya. Padahal, tidak banyak orang yang bisa menjelaskan arti kapitalisme itu sendiri, lho!

Manfaat atau Kerugiannya Efek Kapitalisme

Apa Saja Manfaat atau Kerugiannya Efek Kapitalisme

Jadi mari kita bahas bersama secara mendetail untuk lebih memahami apa itu manfaat atau kerugiannya efek kapitalisme, contoh sistem ekonomi yang menerapkan pemahaman tersebut dan juga kelebihan dan kekurangan yang bisa dimilikinya!

Baca Juga : Cara Membuat E-Flyer Yang Menarik

Apa Itu Kapitalisme?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kapitalisme adalah suatu sistem dan pengertian ekonomi yang modalnya berasal dari modal swasta atau modal perusahaan swasta dengan ciri-ciri persaingan di pasar bebas.

Ada beberapa kata kunci dalam pengertian ini yang dapat digunakan untuk lebih memahami hal ini. Kapitalisme adalah sistem berorientasi modal yang mendukung pasar bebas.

Dari kata-kata kunci di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa pengertian ini berfokus pada usaha atau kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh seseorang yang memiliki modal yang darinya akan muncul pasar bebas dalam ilmu ekonomi. Jika demikian, bagaimana dengan peran pemerintah?

Karena fokus pada pemilik modal dalam melakukan kegiatan ekonominya, peran pemerintah dalam sistem kapitalisme yang dibangun secara otomatis akan berkurang. Pemerintah tidak dapat ikut campur dalam cara pemilik modal memaksimalkan modalnya, tetapi hanya bertindak sebagai regulator, menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi itu sendiri.

Baca Juga : Rumus Persamaan Dasar Akuntansi Mudah Dipahami

Kapitalisme Memiliki Beberapa Ciri

Kapitalisme Memiliki Beberapa Ciri

1.Properti Milik Pribadi

Ciri utama yang juga merupakan contoh kapitalisme adalah penguasaan atas harta benda sebagai hak individu yang memiliki modal. Dengan kata lain, setiap orang yang memiliki modal berhak memiliki alat produksi sendiri untuk menjalankan usahanya.

Kepemilikan properti oleh pemilik modal dalam sistem ini bersifat menyeluruh, dimulai dari bagaimana properti tersebut digunakan. Setiap pemilik modal dapat menentukan sendiri bagaimana ia akan menggunakan setiap harta dan alat produksi yang dimilikinya, biasanya menggunakan perhitungan capital gain sebagai dasar pertimbangan.

2.Terjadi Pembesaran

Karena alat-alat produksi secara langsung dimiliki atau dikendalikan oleh pemilik modal, penggunaan properti apapun juga diserahkan kepada pemilik modal untuk memaksimalkan keuntungan. Kondisi ini kemudian mengarah pada pertumbuhan bisnis dalam bentuk ekspansi.

Sangat sederhana: dengan menjadikan keuntungan sebagai tujuan utama dan dibantu oleh kepemilikan alat-alat produksi, ekspansi dapat terjadi karena pemilik modal bebas untuk memaksimalkan penggunaan alat-alat produksi yang mereka miliki. Dalam sistem ekonomi kapitalis, semakin jauh seorang kapitalis berkembang, semakin besar potensi keuntungan yang bisa diperoleh.

3.Kebebasan Bersaing Muncul

Pasar bebas merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai dengan tatanan ekonomi kapitalis. Ketika peran negara dalam kegiatan ekonomi masyarakat berkurang dan pemilik modal bebas meningkatkan pendapatan usahanya, persaingan untuk mendapatkan pendapatan yang maksimal akan terjadi secara organik.

Dalam sistem ini, cara produk atau jasa dibawa ke pasar tidak dipengaruhi oleh pemerintah tetapi oleh pasar itu sendiri. Tingkat permintaan secara langsung mempengaruhi harga produk atau jasa tersebut, dan pemilik modal dapat menggunakan besarnya permintaan tersebut sebagai peluang untuk pengembangan bisnis.

4.Fokus Pada Kepentingan Pribadi

Sistem ekonomi kapitalis akan dijalankan dengan mengutamakan kepentingan pribadi. Ini tidak berarti bahwa kepentingan bersama hilang atau diabaikan dalam sistem ini, tetapi mereka yang menerapkan sistem kapitalis percaya bahwa kepentingan sosial bersama secara otomatis terpuaskan ketika kepentingan pribadi masing-masing telah terpuaskan.

Dengan demikian, sistem ini dapat terasa berbeda dari kebanyakan upaya pemerintah yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas. Di sisi lain, ideologi ini berusaha mencapai tingkat kebaikan bersama itu dengan memastikan kesejahteraan pribadi.

Kalau dipikir secara rasional, anggapan ini tidak salah, kalau semua orang sudah kaya, jelas orang yang menampungnya secara kolektif akan sama-sama kaya, kan?

5.Setidaknya Peran Pemerintah

Berkaitan dengan ciri-ciri tersebut di atas, maka sistem ekonomi kapitalis yang berorientasi pada kepentingan pribadi semakin sedikit mengambil peran negara, karena fokus negara adalah pada pemenuhan kepentingan bersama dalam masyarakat.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dalam sistem ini pemerintah berperan sebagai regulator untuk menjamin kelancaran kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat, namun tidak berhak mengganggu kegiatan tersebut. Hal ini memungkinkan pemerintah untuk lebih fokus pada masyarakat.

Pertimbangan Penerapan Sistem Ekonomi Kapitalis

Setelah memahami apa itu kapitalisme dan mengetahui ciri-cirinya, tidak sedikit orang yang merasa bahwa sistem yang satu ini tidak terlalu buruk untuk diterapkan dalam kehidupan masyarakat secara keseluruhan. Namun, apakah itu benar?

Pertimbangan Penerapan Sistem Ekonomi Kapitalis

Alasannya, jika tidak ada kelemahan dalam kapitalisme sama sekali, pasti tidak ada yang akan menjadikannya kambing hitam untuk setiap masalah ekonomi yang muncul ke permukaan, bukan?

Apa kelebihan dari sistem yang satu ini yang disepakati banyak orang untuk diterapkan dalam sistem ekonomi, dan apa kelemahan yang tidak sedikit orang yang menentang penerapan sistem tersebut?

Baca Juga : Keuntungan Promosi Bisnis Lewat Instagram Ads

Manfaat Dari Kapitalisme

Ada beberapa keunggulan kapitalisme yang membuatnya menarik dan menguntungkan untuk diterapkan di semua aspek perekonomian dalam suatu masyarakat. Sebagai contoh:

1.Penggunaan Sumber Daya Yang Efisien

Seperti yang telah kita ketahui, penyerahan kekuasaan atas suatu properti kepada pemilik modal adalah contoh kapitalisme, yang juga merupakan ciri utamanya. Dengan memiliki properti atau alat produksi, termasuk sumber daya ekonomi yang diperlukan, setiap pemilik modal dapat bergerak secara mandiri tanpa harus menunggu inisiasi pemerintah.

Dengan demikian, ada desentralisasi penggunaan sumber daya, yang memungkinkan masyarakat untuk tidak lagi bergantung pada negara atau menyerahkan segalanya padanya, tetapi untuk melakukan sendiri kegiatan ekonomi yang diperlukan. Akibatnya, tidak hanya penggunaan sumber daya yang lebih efisien karena kurangnya praktik terpusat, tetapi juga distribusi produk dan layanan dapat dipromosikan lebih cepat.

2.Menumbuhkan Kreativitas Dalam Berwirausaha

Manfaat kapitalisme, yang mungkin tidak dimiliki oleh ideologi atau sistem ekonomi lain, adalah adanya pasar bebas. Yang memungkinkan setiap pemilik modal menggunakan berbagai cara untuk memastikan operasi bisnis mereka dapat terus berlanjut.

Suka tidak suka, setiap pelaku ekonomi perlu jeli dan jeli melihat peluang usaha agar usahanya tidak kalah dalam persaingan. Namun, dalam pasar bebas, semua aspek ekonomi ditelusuri kembali ke pasar itu sendiri. Sehingga pelaku korporasi yang tidak bisa kreatif mengikuti perkembangan dan kebutuhan pasar dengan cepat tersingkir.

3.Pertumbuhan Ekonomi Yang Pesat

Masih terkait dengan pasar bebas yang merupakan keunggulan kapitalisme, persaingan setiap pemilik modal dalam mengembangkan usahanya akan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Di negara lain, pertumbuhan ekonomi ini melibatkan banyak faktor yang perlu ditangani secara individual. Sehingga tidak bisa begitu saja dipercepat, apalagi jika tetap sepenuhnya berada di tangan negara. Tapi kemudian, dengan kapitalisme, tanggung jawab dibagi di antara setiap pemilik modal yang berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi. Sehingga hambatan yang ada dapat dirobohkan lebih cepat karena setiap pemilik modal harus melakukan yang terbaik ketika mereka tidak ingin bisnisnya gagal.

4.Hasil Performa Game

Keunggulan kapitalisme selanjutnya, yang mungkin tidak akan ditemukan dalam sistem ekonomi lain, adalah apresiasi yang sesuai dengan keberhasilan yang dicapai. Karena semua aspek ekonomi diserahkan kepada pasar itu sendiri. Namun mereka yang lebih mampu mengumpulkan dan memanfaatkan modalnya akan lebih mudah memenuhi kebutuhan pasar.

Akibatnya, pemilik modal terbesar menghasilkan pendapatan bisnis lebih cepat daripada pemilik modal kecil. Semakin sukses seseorang dalam mengembangkan atau memperluas bisnisnya, semakin banyak pendapatan yang akan mereka terima.

5.Kontrol Pasar Yang Lebih Mudah

Meski semua kegiatan ekonomi akan diserahkan kepada pasar itu sendiri, bukan berarti pasar akan semakin sulit dikendalikan. Sebaliknya, konsumen atau pasar memiliki kendali penuh atas bagaimana suatu kegiatan ekonomi dilakukan.

Produk atau layanan mana yang diinginkan, operator ekonomi mana yang dipilih untuk layanan mereka. Dan harga produk atau layanan semuanya berada di bawah kendali konsumen. Oleh karena itu, kapitalisme merupakan salah satu sistem yang justru paling menguntungkan konsumen, karena baik pemilik modal maupun pemerintah akan mengikuti keinginan konsumen di pasar bebas.

Baca Juga : Software Akuntansi Pilihan Terbaik Untuk Bisnis

Kelemahan Dari Kapitalisme

Nah, meski memiliki banyak kelebihan, bukan berarti kapitalisme tidak memiliki kelemahan yang membuatnya sulit untuk diimplementasikan secara optimal tanpa perlawanan masyarakat. Apa saja kelemahan tersebut?

1.Adanya Monopoli Atau Persaingan Tidak Sempurna

Tidak adanya campur tangan negara dalam kepemilikan alat-alat produksi atau properti lain memberikan kebebasan kepada pemilik modal untuk memiliki dan memperoleh properti apa pun. Singkatnya, itu mungkin sebuah keuntungan, tetapi justru itulah kelemahan kapitalisme, karena persaingan tidak sempurna akan muncul.

Selain itu, sistem ini juga memungkinkan terjadinya monopoli dalam suatu bidang usaha. Jika seorang pemilik modal berhasil mengumpulkan kepemilikan seluruh real estate yang diperlukan untuk menjalankan bidang usaha tersebut.

2.Terjadi Eksploitasi Sumber Daya Alam

Memang, dengan berorientasi pada keuntungan, pertumbuhan ekonomi dapat diakselerasi melalui pasar yang kompetitif dan ekspansi bisnis. Namun sebagai imbalannya, sumber daya alam juga tergerus lebih cepat untuk memenuhi kebutuhan ekspansi pemilik modal.

3.Kesenjangan Ekonomi Dan Sosial Yang Sangat Besar

Kelemahan terbesar kapitalisme adalah tingkat manfaat sosial yang tidak setara. Dalam sistem ekonomi yang sangat kapitalistik, hanya mereka yang bermodal besar yang berpeluang untuk meningkatkan kekayaannya. Bahkan mereka yang bermodal kecil akan kesulitan mengakses manfaat penuh dari kegiatan ekonomi.

Jika ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama. Maka situasi ini akan menjadi lebih parah dan kesenjangan yang diciptakan oleh kesenjangan akan meningkat. Anggapan bahwa “yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin” menjadi fakta yang sulit dibantah ketika situasi ini muncul.

4.Tumbuhnya Perspektif Materialistis

Karena orientasi yang ingin dicapai kapitalisme adalah memaksimalkan pendapatan perusahaan, pandangan materialistis lahir dan tumbuh subur dalam sistem ini. Dengan keuntungan menjadi pertimbangan utama, bukan tidak mungkin pelaku usaha mengabaikan pertimbangan lain yang lebih penting.

Dari masyarakat sendiri, konsumerisme yang terus meningkat juga merupakan contoh kapitalisme, yang cukup mengkhawatirkan karena pandangannya yang murni materialistis.

5.Sulit Bagi Usaha Kecil Untuk Bertahan Hidup

Kelemahan lain dari kapitalisme adalah sulitnya usaha kecil untuk bertahan. Ingatlah bahwa dalam sistem ini pemilik modal terbesar memiliki peluang yang lebih besar dan sebaliknya. Seingga usaha kecil dengan modal kecil akan kesulitan bersaing dan harus siap usahanya dicaplok oleh pemilik modal yang lebih besar.

Kesimpulan

Dari berbagai Manfaat atau Kerugiannya Efek Kapitalisme  yang merupakan contoh kapitalisme di atas. Mengingat penerapan pemahaman ini pada sistem ekonomi secara keseluruhan dapat memunculkan beberapa kelebihan dan kekurangan.