Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

6 Penyakit Yang Akan Diderita Kucing Jika Salah Makanan

Sama halnya seperti makhluk hidup lainnya, kucing juga harus diberikan makanan yang bagus dengan teratur agar selalu sehat dan pertumbuhannya pun bisa semakin baik. Namun, dalam memberikan makanan pada kucing tidak boleh sembarangan, Anda harus selalu memperhatikan kandungan yang ada di dalam makanan tersebut, agar nantinya tidak terjadi masalah yang serius pada kucing. 
 
Kucing yang makan makanan yang tidak sehat pasti lama kelamaan akan menderita masalah pada kesehatan yang sangat berbahaya, bahkan ada penyakit yang tidak bisa disembuhkan dengan baik. Nah, berikut beberapa penyakit atau masalah kesehatan yang biasa dialami kucing jika mengkonsumsi makanan yang tidak sehat.

Penyakit Kucing Akibat Salah Makanan

6 Penyakit Yang Akan Diderita Kucing Jika Salah Makanan

1. Obesitas

Obesitas merupakan salah satu permasalahan pada kesehatan yang sering ditemukan pada kucing dan anjing. Tetapi sayangnya kucing yang mengalami obesitas tidak dianggap serius oleh pemiliknya. Tidak hanya menghambat kucing dalam bergerak saja, namun obesitas juga dapat memperburuk banyak masalah kesehatan yang lain. Obesitas juga terkait dengan osteoarthritis dan gangguan pada sendi yang lain, serta bisa menyebabkan diabetes mellitus. 
 
Namun, masalah tersebut tidak hanya karena memberi makan terlalu banyak saja. Kucing yang makan dengan sistem yang salah, maka tidak akan dapat mencerna makanan dengan baik atau bahkan akan mendapatkan terlalu banyak satu nutrisi dan tidak cukup untuk nutrisi lainnya. Nah, faktor inilah yang dapat menyebabkan obesitas dan juga harus dipertimbangkan apa saja yang dimakan oleh kucing dan jumlah makanan yang dimakan.

2. Batu dan Kristal Kemih

Penyakit ini tejadi karena berbagai macam alasan, tetapi yang paling dianggap serius yaitu dari pola makan. Ada berbagai macam jenis kristal dan batu tetapi bagian utama dalam perawatan semuanya termasuk perubahan pola makan. Ada diet khusus yang diformulasikan untuk kucing yang sedang mengalami maslaah ini dengan serius. Dengan menyeimbangkan tingkat pH melalui diet merupakan salah satu cara terbaik utuk mengatasi masalah ini.

3. Reaksi Alergi

Meskipun alergi bukan menjadi hal yang paling umum terlihat pada kucng, namun hal ini bisa saja terjadi. Apabila Anda melihat kucing menunjukkan permasalahan pada kulit yang cukup parah, maka Anda harus membawanya ke dokter agar mendapatkan perawatan untuk pengujian alergi. Kucing bisa mengalami alergi terhadap bahan apapun, jadi Anda sebagai pemilik harus bisa memastikan jika kucing Anda memang mempunyai alergi makanan, dan sebisa mungkin menghindari bahan-bahan tersebut.

4. Gastrointestinal

Kuncing juga hampir sama dengan manusia, apabila salah dalam pola makan maka akan menyebabkan sakit perut. Apabila kucing Anda muntah secara berlebihan bahkan diare berkepanjangan, maka harus segera Anda bawa ke dokter hewan agar segera mendapatkan pertolongan. Kedua penyakit ini biasanya disebabkan karena kesalahan dalam memberi makan pada kucing atau makanan yang diberikan tidak berkualitas dan tidak ideal untuk kebutuhan kucing Anda.

5. Diabetes Mellitus

Kucing bisa mengalami diabetes mellitus sama halnya seperti manusia, dan itu sebenarnya menjadi semakin umum seiring dengan meningkatnya obesitas. Selain itu, pola makan kucing juga sangat berkaitan dengan diagnosis dan diabetes mellitus. Jadi alangkah baiknya, Anda berkonsultasi dengan dokter hewan tentang cara menentukan makanan yang terbaik untuk kucing. 
 
Apabila tidak segera mendapatkan penanganan yang serius, maka penyakit diabetes mellitus ini akan berakibat sangat fatal. Pastikan kucing Anda tidak makan terlalu banyak gula karbohidrat, contohnya kentang dan biji-bijian. Tetaplah berpegang pada makan yang bergizi saat memberi makan kucing Anda.

6. Ketidakseimbangan Gizi

Semua kucing pasti membutuhkan kebutuhan nutrisi yang relatif sama, tetapi mereka juga dapat berbeda satu sama lain. Makanan kucing dengan kualitas yang buruk biasanya penuh dengan karbohidrat yang tidak perlu atau bahkan mempunyai sedikit nutrisi. Hal tersebut bisa membuat kucing Anda menjadi kenyang, tetapi tidak kenyang secara nutrisinya. Dengan demikian, Anda akan menemukan obesitas, imunosupresi dan diabetes.
 
Jika Anda sudah mempunyai kucing di rumah, maka harus selalu bertanggungjawab dengan semua aktivitasnya. Usahakan selalu perhatikan kebersihan kucing dan yang tidak kalah penting yaitu perhatikan juga nutrisinya. Namun, apabila kucing yang Anda pelihara sudah terkena penyakit, maka segeralah untuk membawanya ke dokter agar segera ditangani dengan baik.