Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

6 Tujuan Kuliah Sebenarnya Yang Harus Anda Ketahui

Bangku perkuliahan seringkali menjadi incaran semua siswa yang baru lulus dari SMA/SMK. Banyak dari mereka yang memperjuangkan mimpinya dengan cara memperoleh gelar sarjana. Jaman sekarang kuliah tidak lagi menjadi hal yang istimewa, karena sudah banyak orang yang bisa kuliah terlebih ada juga kampus yang menyediakan kuliah gratis atau beasiswa. 
 
Namun seringkali mahasiswa baru belum mengetahui apa tujuan mereka menempuh bangku perkuliahan. Biasanya mereka hanya ikut-ikutan teman yang lain dan alhasil dalam perjalanan kuliah tidak dilakukan dengan benar. Maka dari itu, banyak sekali lulusan sarjana yang akhirnya menganggur, karena dari awal memang tidak tau tujuan kuliah untuk apa. 
 
Nah bagi Anda yang baru lulus SMA/SMK harus sudah mengetahui alasan harus menempuh bangku perkuliahan, jangan sampai di tengah semester tidak tau setelah lulus mau jadi apa dan bekerja di mana. Agar Anda lebih paham, maka perhatikan beberapa tujuan kuliah yang sebenarnya agar nantinya ketika sudah lulus bisa menjalani kehidupan dengan baik.

Tujuan Menempuh Bangku Perkuliahan

6 Tujuan Kuliah Sebenarnya Yang Harus Anda Ketahui

1. Mengubah Pola Pikir

Tujuan kuliah yang pertama yaitu untuk mengubah pola pikir seseorang. Pola pikir mahasiswa dan orang yang tidak kuliah pasti akan sangat berbeda. Biasanya setelah menjadi mahasiswa akan banyak mengikuti berbagai macam organisasi, dan disitulah pola pikir Anda akan diasah. 
 
Selain itu, kuliah juga menjadi proses pendewasaan seseorang, dari yang tadinya masih pemikiran siswa sekarang menjadi pemikiran mahasiswa yang lebih dewasa. Untuk itu, banyak sekali mahasiswa yang bisa berpikir kritis dalam menyelesaikan permasalahan.

2. Jalan Untuk Meraih Cita-cita

Tujuan kedua mengapa kuliah yaitu untuk meraih cita-cita. Contohnya Anda bercita-cita menjadi dokter atau perawat, maka mau tidak mau harus menempuh bangku perkuliahan agar bisa mencapai impiannya tersebut. Apabila Anda tidak kuliah, maka tidak akan bisa meraih cita-cita menjadi seorang dokter atau perawat.

3. Membanggakan Orang Tua

Siapa sih orang tua yang tidak bangga melihat anaknya mendapatkan gelar sarjana, bahkan ada juga yang sampai menempuh S2. Pasti semua orang tua akan merasa bangga dan terharu atas perjuangannya menyekolahkan anaknya sampai perguruan tinggi. Jika Anda berasal dari desa, pasti setelah lulus kuliah dan mendapatkan gelar sarjana, maka bisa mengangkat derajad kedua orang tua.

4. Memperluas Networking

Kuliah tidak hanya belajar di kelas saja, tetapi juga bisa untuk memperluas jaringan pertemanan atau networking. Menjadi anak rantau pasti akan sangat kesepian jika tidak mendapatkan banyak teman. Untuk itu dengan Anda kuliah maka bisa mendapatkan jejaring yang luas, dan nantinya bisa membantu Anda setelah lulus kuliah. Dari networking itulah Anda akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi baik itu di dunia kerja ataupun informasi penting lainnya.

5. Mendapatkan Peluang Kerja Yang Lebih Tinggi

Jaman sekarang setiap perusahaan pasti membutuhkan lulusan dari perguruan tinggi, dan minimal berijazah D3/S1. Bagi Anda yang sekarang masih kuliah, jangan khawatir karena nantinya setelah lulus tidak akan bingung dengan posisi kerja di perusahaan. Lulusan D3/S1 pasti akan ditempatkan ke posisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang hanya lulusan SMA/SMK.

6. Meningkatkan Status Sosial

Tujuan terakhir kuliah yaitu untuk meningkatkan status sosial seseorang. Apabila Anda sudah lulus kuliah dan mendapakan gelar sarjana, magister atau bahkan doctor, pasti akan sangat dihargai oleh orang lain. Namun dengan gelar tersebut jangan sampai Anda sombong dan harus tetap rendah hati. 
 
Itulah tujuan sebenarnya kuliah yang dilakukan oleh orang lain. Jika Anda sudah memutuskan untuk kuliah, maka jangan sampai mengecewakan orang tua, karena mereka sudah mati-matian membiayai Anda kuliah dan biaya kuliah pastinya tidak murah. Untuk itu manfaatkan waktu kuliah dengan baik dan jangan sampai setelah lulus kuliah menjadi pengangguran terdidik.