Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

5 Kesalahan Yang Tidak Dilakukan Orang Kaya Dalam Memulai Investasi

Investasi merupakan salah satu hal yang banyak dilakukan oleh semua orang karena sudah banyak yang mendapatkan keuntungan dari dana yang dijadikan sebagai investasi tersebut. Kebanyakan orang mendapat keuntungan dari investasi rata-rata sekitar 10 tahun. Biasanya orang melakukan investasi berupa emas, saham, lahan dan masih banyak lagi. Tetapi masih banyak yang belum memahami bagaimana cara berinvestasi yang benar, bukannya mendapat untung malah menjadi buntung. 
 
Investor pemula banyak melakukan kesalahan yang mengakibatkan mereka menjadi rugi ketika berinvestasi. Namun berbeda dengan orang kaya yang tidak pernah melakukan kesalahan dalam berinvestasi, karena mereka berfikir terlebih dahulu sebelum bertindak. Berikut ini ada beberapa kesalahan yang tidak akan pernah dilakukan oleh orang kaya dalam memulai investasi.

Kesalahan Dalam Memulai Investasi

5 Kesalahan Yang Tidak Dilakukan Orang Kaya Dalam Memulai Investasi

1. Ragu-ragu

Bagi sebagian investor pasti akan merasa ragu-ragu ketika memulai investasi karena mereka belum pernah mendapatkan pengalaman yang banyak. Maka dari itu ketika memulai investasi pasti akan berfikir terlalu panjang dan akhirnya tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Namun orang kaya tidak melakukan kesalahan tersebut, karena mereka sudah mendapatkan pengalaman yang lebih maka ketika ada dana maka langsung melakukan investasi dan tidak lagi terlalu lama berfikir. Mereka sudah tahu bahwa dengan berinvestasi akan mendapatkan keuntungan yang lebih.

2. Harapan Terlalu Tinggi

Kesalahan selanjutnya yang tidak dilakukan oleh orang kaya yaitu terlalu berharap tinggi dari investasi tersebut. Orang kaya akan memahami pola dari investasi dan tidak mengharapkan hasil terlalu cepat bahkan mereka akan selalu sabar dalam menunggu beberapa tahun kedepan. Tetapi orang yang masih pemula dalam investasi, pasti mereka akan berfikiran untuk mendapatkan hasil yang banyak dalam waktu yang cepat. Investasi tidak bisa dilihat dalam waktu 1 atau 2 tahun saja, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 10 tahun baru mendapatkan keuntungan.

3. Tidak Berfikir Matang Ketika Mengambil Resiko

Para investor kaya akan melakukan reset terlebih dahulu sebelum melakukan investasi karena mereka sudah tahu high risk dan high return dan akan menjadikan mereka lebih bijak ketika mengambil resiko. Maka dari itu investasi yang dilakukan orang kaya akan lebih mendapatkan keuntungan yang banyak karena sudah mengetahui prospek kedepannya seperti apa.

4. Terlalu Mendengarkan Kata Orang Lain

Ketika akan melakukan investasi pasti banyak sekali orang yang tidak suka dengan tindakannya, bahkan sampai ada yang mempengaruhi ke hal yang tidak baik. Orang kaya tidak mempedulikan itu semua, karena mereka lebih memilih untuk teguh dengan pendiriannya dan tidak mendengarkan apa kata orang lain. Tetapi jika investor pemula, pikirannya sangat mudah untuk dirasuki oleh hal negatif terutama omongan orang lain. Dan akhirnya mereka tidak mendapatkan hasil yang maksimal.

5. Tidak Membagi Investasi

Investasi tidak hanya berupa emas atau saham saja, tetapi banyak sekali jenis investasi yang dilakukan dan kedepannya akan mendapatkan hasil yang maksimal. Orang pada umumnya pasti akan fokus pada 1 jenis investasi saja dan tidak pernah mempelajari investasi lainnya, maka dari itu ketika mengalami kerugian tidak bisa beralih ke hal yang lain. Namun yang dilakukan orang kaya yaitu mereka melakukan berbagai macam investasi dimana investasi tersebut bisa memberikan dampak positif dalam hidupnya. Orang kaya akan melakukan semua investasi mulai dari emas, saham, tanah dan masih banyak lagi. 
 
Itulah 5 kesalahan yang tidak akan pernah dilakukan oleh orang kaya. Jika Anda ingin melakukan investasi dan ingin mendapatkan keuntungan, maka jangan lakukan kesalahan di atas. Investasi baik dilakukan ketika masih berumur 20 tahun agar nantinya bisa menikmati hasilnya di usia 30 tahun. Semoga artikel di atas bisa menjadikan Anda lebih bersemangat lagi dalam melakukan investasi dan meminimalisir terjadinya kesalahan.