Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

6 Kesalahan Fatal Yang Harus Dihindari Dalam Membuat CV Lamaran Kerja

Tahapan pertama dalam melamar pekerjaan di sebuah perusahaan yaitu dengan melampirkan CV atau Curriculum Vitae. CV merupakan dokumen yang sangat penting karena itu ibarat iklan yang berisi sebuah jasa yang akan Anda tawarkan kepada perusahaan yang akan dilamar. Apabila Anda lolos dalam seleksi pertama ini maka akan lanjut ke seleksi berikutnya yaitu wawancara. Namun masih banyak para freshgraduate belum sepenuhnya memahami tentang cara membuat CV yang baik, dan akhirnya mereka tidak dipanggil oleh HRD untuk mengikuti tes selanjutnya. 
 
Maka dari itu butuh yang namanya pemahaman yang baik agar bisa dengan mudah dan benar saat membuat CV, tujuannya agar Anda tidak terjebak pada kesalahan yang membuat HRD tidak menyukai CV Anda. Banyak sekali kesalahan kecil yang justru akan membuat Anda tidak diterima di sebuah perusahaan. Berikut ada beberapa kesalahan dalam membuat CV yang harus Anda hindari agar bisa lolos seleksi pertama di perusahaan.

Kesalahan Dalam Membuat CV

6 Kesalahan Fatal Yang Harus Dihindari Dalam Membuat CV Lamaran Kerja

1. Typo Alias Salah Ketik

Typo atau salah ketika saat pembuatan CV memang harus Anda hindari karena itu akan sangat menentukan proses seleksi Anda selanjutnya. Bahkan jika Anda melamar di perusahaan nasional maka harus selalu teliti dalam membuat CV dan jangan terburu-buru. Jika sudah selesai, maka bacalah terlebih dahulu dari awal sampai akhir apakah ada kata-kata yang kurang pas atau sudah sesuai semua. Jangan sampai saat Anda melampirkan CV ke perusahaan dan setelah di cek oleh HRD ternyata terdapat kata-kata yang salah ketik.

2. Jangan Cantumkan Hobi

Seringkali kebanyakan orang selalu mencantumkan hobi mereka ke dalam CV dan biasanya HRD tidak terlalu suka dengan hobi, karena masih banyak orang yang mencantumkan hobi yang kurang relevan, contohnya memasak, travelling, atau bahkan olahraga. Hal tersebut justru akan membuat CV Anda tidak dilirik sedikitpun oleh HRD. Untuk itu usahakan jangan mencantumkan hobi jika dirasa hobi Anda tersebut tidak relevan dan tidak ada hubungannya dengan perusahaan yang akan dilamar.

3. Jangan Berbohong

Ingin terlihat sempurna di mata HRD membuat sebagian freshgraduate selalu melakukan berbagai macam cara dalam membuat CV, salah satunya yaitu berbohong. Dari kebohongan kecil pasti akan berdampak pada nasib Anda kedepannya, bahkan tidak akan dipercaya lagi oleh HRD. Biasanya mereka berbohong di bagian soft skill atau bahkan di bagian pengalaman organisasi. Jika hal tersebut terus dilakukan maka kemungkinan lolos seleksi akan sangat kecil. Nah bagi Anda yang ingin membuat CV, lebih baik jujur dan menuliskan semuanya apa adanya karena HRD lebih suka CV sederhana tetapi dibuat dengan kejujuran.

4. Jangan Cantumkan IPK

Setelah Anda lulus dari sebuah perguruan tinggi, maka nilai atau IPK sudah tidak terlalu penting lagi di dalam perusahaan. Maka dari itu sebisa mungkin jangan cantumkan IPK saat membuat CV. Nah jika IPK Anda di atas 3.8 atau bahkan sempurna, itu tidak masalah jika ingin dicantumkan ke dalam CV, tetapi jika Anda telat lulus dan IPK di bawah 3.8 lebih baik jangan cantumkan di CV karena itu akan membuat potensi Anda gagal lebih besar.

5. Menggunakan Foto Alay

CV merupakan salah satu dokumen penting yang bersifat formal atau resmi, maka dari itu gunakanlah foto yang formal dan resmi juga akan lebih enak dipandang HRD. Biasanya freshgraduate yang baru pertama membuat CV, mereka akan menggunakan foto alay contohnya seperti di tempat wisata atau bahkan foto selfi. Jika Anda masih menggunakan foto alay maka sudah bisa dipastikan tidak akan lolos ke tahap seleksi berikutnya. Lalu bagaimana standar dengan foto formal atau resmi? Anda cukup menggunakan pakaian formal seperti kemeja dengan atau tanpa dasi, selain itu bisa dipadukan dengan memakai jas. Jangan lupa memakai baground belakang merah atau biru, dan itu bisa disesuaikan dengan permintaan perusahaan.

6. Satu CV Untuk Semua Lamaran

Dalam melamar pekerjaan di perusahaan pasti freshgraduate tidak akan melamar di satu perusahaan, karena tidak bisa hanya mengandalkan satu perusahaan saja. Melamar di berbagai macam perusahaan memang sangat bagus karena agar nantinya bisa menjadi pilihan ketika sudah dinyatakan lolos. Namun kesalahan awal yaitu Anda terlalu mengandalkan satu CV dan biasanya CV tersebut dikirimkan di semua perusahaan. Setiap kali mendaftar ke perusahaan usahakan untuk membuat CV yang berbeda karena perusahaan satu dengan yang lainnya pasti mempunyai kriteria yang berbeda terhadap si pelamar. 
 
Itulah 6 kesalahan yang harus dihindari dalam membuat CV, dan jika Anda sudah menghindari kesalahan tersebut pasti kedepannya proses seleksi akan berjalan dengan lancar. Tetaplah berikan yang terbaik dan jangan lupa berdoa ketika mengikuti seleksi kerja di perusahaan. Semoga setelah membaca artikel di atas, Anda bisa lebih bijak lagi dalam membuat CV dan semoga bisa cepat mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.