Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

6 Prinsip Hidup Yang Harus Selalu Dipegang Anak Rantau

Menjadi anak rantau dan jauh dari orang tua memang menjadi hal yang sulit untuk dilakukan. Tetapi mau tidak mau harus tetap memutuskan untuk merantau demi mengejar cita-cita. Ada yang merantau karena tuntutan kerja dan ada juga karena melanjutkan pendidikan. Kebanyakan orang yang pernah merantau pasti hidupnya akan lebih maju dari sebelumnya karena mereka lebih berfikir kedepan dibandingkan dengan orang yang hanya diam di kampung halaman saja. Bagi Anda yang sekarang sudah resmi menjadi anak rantau, berarti sudah siap dengan segala resiko dan rintangan yang akan dihadapi. 
 
Hidup di perantauan bukan berarti bebas dari aturan orang tua, justru beban yang Anda miliki menjadi lebih berat dibandingkan sebelum merantau. Nah kebanyakan anak rantau mudah sekali tergoda dengan suasana di sekelilingnya, dan mengakibatkan mereka menjadi gagal hidup di perantauan. Untuk mengatasi hal tersebut, anak rantau harus mempunyai prinsip hidup agar tidak mudah terpengaruh dengan hal negatif. Berikut ini ada beberapa prinsip yang harus ada dalam diri anak rantau agar kehidupannya menjadi lebih baik.

Prinsip Hidup Anak Rantau

6 Prinsip Hidup Yang Harus Selalu Dipegang Anak Rantau

1. Jaga Pergaulan

Bagi Anda yang sekarang masih menjadi mahasiswa rantau, maka berhati-hatilah dalam bergaul karena pergaulan akan menentukan nasib Anda setelah lulus. Jika Anda bergaul dengan orang yang suka berbisnis, maka kedepannya pasti Anda akan ikut berbisnis. Tetapi jika teman Anda sukanya hanya nongkrong, otomatis Anda juga akan ikut nongkrong. Maka dari itu jadilah orang yang selalu bijak dalam menentukan pertemanan.

2. Berani Hidup Susah

Hampir semua anak rantau pernah mengalami hidup susah atau bahkan buat makan pun tidak ada uang. Nah hal inilah yang membuat anak rantau menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi resiko. Jika Anda sudah memutuskan untuk merantau, maka harus selalu siap untuk hidup susah di kosan karena jika Anda setiap harinya makan enak atau hidup mewah, maka tidak akan lama hidup menjadi anak rantau dan pastinya tidak akan mempunyai tabungan.

3. Pandai Mengelola Uang

Jika Anda merantau di kota besar seperti Jakarta pasti semua biaya hidup mulai dari makan sampai bayar kosan sangat mahal, dan tentunya Anda harus bisa mengelola uang dengan baik agar cukup buat hidup satu bulan. Cara mengelola uang yang baik yaitu dengan membuat list kebutuhan yang setiap harinya diperlukan dan belilah barang sesuai dengan kebutuhan, dan jangan menjadi orang yang boros.

4. Pantang Pulang Sebelum Sukses

Tujuan dari merantau di kota orang yaitu agar mendapatkan pengalaman dan mencapai apa yang sudah diimpikan. Untuk itu sebelum impian Anda tercapai maka jangan dikit-dikit pulang ke kampung halaman, karena jika Anda masih sering pulang maka impian yang sudah direncanakan sebelumnya menjadi kacau. Jadilah anak rantau yang berfikir cerdas, jika di rumah tidak melakukan apa-apa lebih baik berada di kosan dan melakukan berbagai macam hal yang bermanfaat, contohnya jika Anda seorang mahasiswa bisa mengembangkan hobi dan juga bisa mengasah skill agar nantinya bisa berguna setelah lulus.

5. Hidup Mandiri

Sebisa mungkin ketika menjadi anak rantau jangan mengandalkan siapapun karena mau tidak mau Anda harus hidup mandiri dalam melakukan semua kegiatan. Contohnya mandiri dalam mengatur keuangan, mandiri dalam mencuci pakaian, mandiri dalam membersihkan ruangan dan masih banyak lagi. Jika Anda mampu hidup mandiri tanpa bantuan orang tua, maka Anda sudah pantas disebut sebagai anak rantau. Kemandirian tersebut akan berguna nanti jika Anda sudah berkeluarga dan mempunyai anak.

6. Beribadah dan Berdoa

Beribadah dan berdoa merupakan kewajiban semua orang karena jika sudah terbiasa melakukan kedua hal tersebut pasti hidupnya akan tenang walaupun banyak masalah. Ketika Anda menginginkan sesuatu maka mintalah kepada Allah karena hanya Allah lah yang bisa mengabulkan semuanya. Ada pepatah yang mengatakan bahwa usaha tanpa berdoa sama saja sombong, dan berdoa tanpa usaha sama saja bohong. Jadi agar keduanya bisa seimbang, maka Anda harus selalu berdoa dan berusaha.
 
Menjadi anak rantau tidak semudah yang dibayangkan, karena jauh dari orang tua membuat kita semua selalu berfikr apa arti kebersamaan dengan keluarga dan pastinya akan merasa rindu dengan orang yang kita cintai. Untuk itu jadilah perantau yang bijak dan jangan sampai Anda gagal di perantauan. Semangat buat semua anak rantau, Anda telah berjalan satu langkah lebih maju dibandingkan dengan teman yang lain.