Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

7 Kesalahan Dalam Mengelola Keuangan di Usia 20 Tahun

Umur 20 tahun memang sedang senang-senangnya melakukan berbagai macam kegiatan, karena di umur tersebut orang masih dalam tahap pendewasaan. Kebanyakan remaja di umur 20 tahun menghabiskan waktunya untuk nongkrong dengan temannya dan membeli barang yang mereka sukai. Namun masih banyak dari mereka yang belum memahami tentang keuangan dan pada akhirnya mereka menyesal ketika sudah umur 25 keatas.
 
Tetapi juga ada orang di usia 20 tahun mereka sudah mulai merencanakan masa depannya dengan baik dan menghindari hal-hal yang sekiranya negatif. Kurangnya pengetahuan tentang finansial membuat remaja kesulitan dalam mengelola keuangan dan tidak bisa berinvestasi untuk masa depan. Berikut ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan remaja usia 20 tahun dalam mengelola keuangan.

Kesalahan Remaja Dalam Mengelola Keuangan

7 Kesalahan Dalam Mengelola Keuangan di Umur 20 Tahun

1. Berfoya-foya Ketika Awal Bulan

Kesalahan yang sering dilakukan anak muda terutama mahasiswa yaitu mereka berfoya-foya pada saat awal bulan. Ketika sudah mendapat transferan uang dari orang tua, maka biasanya mereka gunakan untuk membeli suatu barang dimana barang tersebut sebenarnya tidak memiliki manfaat dalam kehidupannya, contohnya membeli sepatu dengan harga tinggi, pergi ke cafe atau bahkan membeli baju setiap bulan. Jika Anda melakukan hal tersebut, maka 5 tahun kedepan pasti akan menyesal.

2. Tidak Berinvestasi

Investasi harus dilakukan oleh semua orang karena dengan berinvestasi maka kita tidak akan kena yang namanya inflasi, karena seiring bertambahnya tahun maka kebutuhan pokok akan terus bertambah mahal dan nilai uang akan semakin kecil. Investasi memang tidak akan membuat orang menjadi kaya, tetapi bisa mempertahankan nilai uang tersebut 10 tahun mendatang. Sekarang banyak sekali orang di usia 20 tahun yang tidak melakukan investasi bahkan ada yang tidak tahu apa itu investasi. Jadi bagi Anda yang sekarang sedang berumur 20 tahun sebaiknya belajarlah investasi dari modal yang kecil, karena sekarang sudah ada jenis investasi dengan modal yang kecil, contohnya di reksadana atau bisa juga di pegadaian.

3. Mementingkan Keinginan Daripada Kebutuhan

Nah ini kesalahan yang sering dilakukan seseorang dalam mengelola keuangan. Kebanyakan dari mereka masih ada yang belum mengetahui perbedaan antara keinginan dan kebutuhan. Jadi jika mereka mempunyai sedikit uang, biasanya langsung membeli barang yang diinginkan daripada kebutuhannya. Seringkali kebutuhan menjadi nomer 2. Di awal bulan mereka membeli apa yang diinginkan contohnya membeli baju, Hp ataupun laptop. Tetap disisi lain mereka melupakan kebutuhannya seperti membeli makanan, kebutuha mandi, atau kebutuhan lainnya layaknya anak kos.

4. Tidak Membuat Tabungan

Menabung sudah menjadi kewajiban semua orang, karena dengan menabung berarti orang tersebut sudah mempunyai niat yang baik dalam hal keuangan. Jika Anda diberi uang lebih dari orang tua, sebaiknya gunakanlah untuk hal yang bermanfaat dan sisanya dimasukkan ke dalam tabungan agar bisa digunakan sewaktu-waktu ada kebutuhan mendadak. Dengan menabung, maka ketika ada kegiatan yang membutuhkan dana mendadak tidak akan bingung.

5. Belanja Secara Implusif

Belanja secara implusif merupakan belanja yang sifatnya tidak memikirkan efek yang akan ditimbulkan kedepannya. Mereka membeli sebuah barang brended dan tidak memikirkan kondisi keuangan saat ini dan yang akan datang. Kebanyakan remaja jika belanja secara implusif maka kondisi keuangannya akan berantakan dan cenderung memiliki hutang.

6. Tidak Mempunyai Finansial Goals

Apa itu finansial goals? Finansial goals merupakan sebuah harapan atau impian di masa yang akan datang, contohnya Anda mempunyai keinginan untuk membeli mobil di usia 25 tahun atau bahkan bisa membeli sebuah rumah di usia 30 tahun. Nah jika Anda dari sekarang sudah merencanakan semua itu, otomatis dalam mengelola keuangan akan semakin bijak dan lebih bersemangat dalam menabung.

7. Terlalu Banyak Hutang

Kebanyakan anak muda pasti ingin memiliki penampilan yang gaul seperti temanya yang lain, tetapi disisi lain mereka tidak mempunyai uang untuk membeli barang yang berkualitas. Dan alhasil mereka nekat untuk berhutang demi mengikuti gaya hidup teman sebayanya. Jika hal tersebut Anda lakukan, maka akan membuat hidup Anda semakin terpuruk dan memiliki banyak hutang. Itu semua pasti akan membebani orang tua dan jika orang tua tahu kalau Anda punya hutang, pasti akan kecewa berat. Maka dari itu jadilah diri sendiri dan jangan mengikuti gaya hidup orang lain jika Anda tidak mempunyai uang. Lebih baik hidup sederhana tetapi memilki banyak tabungan, daripada hidup mewah tetapi banyak menanggung hutang.
 
Kebiasaan disiplin dalam mengelola keuangan di usia20 tahun akan berdampak besar 10 atau 20 tahun mendatang. Orang yang sering menghabiskan uangnya untuk hal yang tidak bermanfaat pasti ketika sudah tua akan menyesal dan pasti akan kekurangan dalam hal finansial. Jadilah remaja yang bijak dalam sebagal hal terutama dalam mengelola keuangan, agar kedepannya bisa hidup lebih baik lagi.