Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

5 Hal Yang Perlu Dirubah Dari Sistem Pendidikan di Indonesia

Pendidikan merupakan salah satu penentu kualitas diri seseorang, karena dengan pendidikan orang bisa mengetahui berbagai macam informasi. Di Indonesia sendiri sistem pendidikannya masih belum berjalan dengan baik karena semua murid dituntut untuk pintar di semua pelajaran dan harus mendapatkan nilai yang bagus. Selain itu di Indonesia nilai lebih dihormati daripada kejujuran, artinya mau mereka curang tetap dihargai asalkan mendapatkan nilai bagus. Nah agar Indonesia kedepannya semakin maju, maka pemerintah harus merubah sistem pendidikan di Indonesia, dan berikut beberapa hal yang harus dirubah oleh pemerintah.

Yang Perlu Dirubah Dari Sistem Pendidikan

5 Hal Yang Perlu Dirubah Dari Sistem Pendidikan di Indonesia

1. Memberikan Kebebasan Kepada Siswa Dalam Memilih Pelajaran

Setiap siswa pasti memiliki kemampuan yang berbeda-beda dan itu semua harus selalu diperhatikan sejak SD, dan semua guru harus mengetahui kemampuan siswa tersebut berada di bidang apa. Kebanyakan guru sekarang menuntut muridnya untuk pintar di semua mata pelajaran, dan itu malah akan membuat siswa menjadi stress karena mereka belajar dengan terpaksa dan tidak sesuai dengan passion. Hal tersebut yang menyebabkan orang Indonesia bingung setelah lulus sekolah mau ngapain.

2. Kurangi Jam Sekolah

Hal selanjutnya yang harus dilakukan pemerintah yaitu mengurangi jam sekolah, karena dari dulu hampir setengah hari waktunya dihabiskan di sekolah saja, dan siswa pastinya tidak ada waktu untuk mengembangkan kemampuannya di luar sekolah. Paling tidak pemerintah harus memutuskan jam sekolah di Indonesia maksimal 4 jam perhari dan selebihnya memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar hal lain yang lebih bermanfaat untuk kedepannya. Apabila jam sekolah berkurang, pasti siswa akan mengerjakan hal yang mereka inginkan dan setelah lulus pasti akan tahu dimana potensi yang dimilikinya.

3. Tidak Menjadikan Nilai Sebagai Kecerdasan Siswa

Dari jaman dulu sampai sekarang siswa yang mendapatkan nilai bagus dicap siswa pintar dan yang mendapat nilai jelek dianggap paling bodoh. Pemikiran tersebut bisa dibilang salah, karena tidak semua siswa pintar di bidang akademik saja, ada yang pintar di bidang olahraga, musik, tari dan lainnya. Untuk itu guru harus bisa membedakan antara siswa yang pintar di bidang akademik dan non akademik. Setiap siswa mempunyai keunggulan tersendiri dan jangan dicap bodoh jika siswa tersebut tidak pandai di salah satu mata pelajaran. Selain itu, nilai juga tidak akan berpengaruh terhadap kesuksesan orang, mau mereka mendapat nilai bagus atau jelek jika ada kemauan untuk sukses pasti kedepannya akan sukses juga.

4. Memberdayakan Guru Honorer Dengan Gaji Yang Sesuai

Lulusan sarjana pendidikan tiap tahunnya selalu bertambah dan banyak dari mereka yang memutuskan untuk menjadi guru walaupun masih berstatus honorer. Gaji guru honorer sangat kecil jika dibandingkan dengan guru PNS. Maka dari itu cara mereka mengajar pasti sangat berbeda, karena mau mereka mengajar ekstra atau biasa saja tetap mendapatkan gaji yang kecil. Biasanya guru honorer di Indonesia cara mengajarnya kurang serius dan terkesan asal-asalan, bahkan sering tidak masuk kelas. Untuk itu jika gaji guru honorer sama dengan gaji PNS, pasti mereka akan lebih semangat lagi dalam mengajar siswa, dan kualitas pendidikan di Indonesia akan semakin baik.

5. Menjadikan Sekolah Sebagai Tempat Yang Menyenangkan

Hampir semua siswa jika hari senin telah tiba mereka selalu merasa malas datang ke sekolah, mengapa demikian? Karena di sekolah mereka hanya pelajar tentang teori saja dan suasananya tidak berubah. Untuk itu agar siswa menjadi bersemangat pergi ke sekolah, guru harus memberikan suasana baru dan juga bagaimana caranya agar siswa lebih betah ketika di sekolah. Buatlah siswa seperti mereka sedang asik bermain dengan temannya yang selalu ceria dan bahagia. Jika suasana sekolah sangat membosankan pasti ujung-ujungnya ada siswa yang membolos saat pelajaran atau bahkan melompat pagar untuk keluar dari sekolah. 
 
Dalam menjalani kehidupan tidak hanya soal kecerdasan saja, tetapi juga harus ada yang namanya kesopanan, kedisiplinan dan kerja keras. Namun ketika di sekolah guru hanya sekedar memberikan materi saja dan mereka tidak mengajari tentang hal lain. Jika di Indonesia sudah bisa menerapkan 5 hal diatas, pasti sistem pendidikan akan semakin baik dan melahirkan bibit unggul di masa depan.