Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

7 Faktor Yang Menyebabkan Anda Sulit Mendapat Pekerjaan

Semakin bertambahnya tahun persaingan di dunia kerja akan semakin ketat ditambah sekarang masih dalam keadaan pandemi covid-19, dimana perusahaan banyak yang ditutup dan kemungkinan banyak sekali orang yang menganggur. Menjadi mahasiswa bukan berarti setelah lulus langsung mendapatkan pekerjaan, pasti semuanya akan mengalami masa-masa nganggur. Sulitnya mencari pekerjaan membuat para freshgraduate terlalu lama nganggur dan akhirnya ijazah yang didapatkan kurang lebih selama 4 tahun tersebut tidak berguna. Nah disini saya akan menjelaskan beberapa faktor yang menyebabkan seseorang kesulitan mendapatkan pekerjaan.

Mengapa Sulit Mendapat Pekerjaan?

7 Faktor Yang Menyebabkan Anda Sulit Mendapat Pekerjaan

1. Hanya Mengandalkan Ijazah dan Nilai IPK

Saat ini perusahaan sudah tidak lagi mementingkan yang namanya ijazah atau IPK. Memang ijazah menjadi syarat untuk mendaftar kerja, tetapi tidak menjamin akan diterima. Kebanyakan perusahaan menerima mahasiswa yang mempunyai skill di salah satu bidang tertentu, dan tidak menuntut untuk mendapatkan IPK cumlaude. Percumah jika Anda mendapatkan IPK bagus tetapi minim skill dan hanya pintar dalam hal teori saja.

2. Tidak Mempunyai Networking Yang Luas

Networking menjadi salah satu hal yang dapat menentukan masa depan Anda. Jika Anda memiliki networking yang cukup luas, maka nantinya setelah lulus kuliah tidak bingung mendapatkan informasi pekerjaan. Nah apabila Anda jarang bergaul maka informasi yang didapatkan akan lebih sedikit dan nantinya ketika akan memasuki dunia kerja tidak tahu harus bertanya kepada siapa.

3. Tidak Jujur Dalam Menulis CV

Dimanapun berada kejujuran menjadi hal yang sangat penting dan harus dilakukan oleh semua orang dalam segala hal terutama dalam menulis sebuah CV. Hampir semua perusahaan membutuhkan CV dari si pelamar untuk mengetahui data dirinya. Kebanyakan orang ditolak perusahaan karena mereka tidak jujur ketika menulis CV, contohnya mereka menulis kemampuan dalam bidang software, hardware atau yang lainnya, tetapi kenyataannya setelah di tes tentang bidang tersebut mereka tidak begitu menguasainya, malah cenderung kurang. Nah hal tersebut yang tidak disukai oleh HRD dari si pelamar.

4. Tidak Memiliki Portofolio

Sebagian orang masih bingung membedakan antara CV dan portofolio. CV merupakan sebuah tulisan yang isinya mencakup data diri seorang pelamar, sementara portofolio yaitu bentuk karya yang telah dibuat sesuai dengan kemampuan si pelamar. Portofolio menjadi hal yang menentukan Anda akan diterima atau tidak di perusahaan tersebut, karena perusahaan akan menilai Anda dari portofolio yang sudah dibuat. Semakin baik portofolio maka kemungkinan diterima akan semakin besar.

5. Terlalu Negatif di Dunia Maya

Seiring berjalannya waktu maka teknologi akan semakin canggih dan menungkinkan semua orang bisa mengakasesnya terutama media sosial. Banyak anak muda yang bermain medsos seperti facebook dan Instagram. Nah postingan di media sosial bisa dibilang sangat sepele, namun ketika postingan tersebut negatif maka akan merugikan Anda dalam mendaftar pekerjaan. Itulah sebabnya mengapa di dalam CV disuruh untuk memasukkan nama akun media sosial, agar nantinya HRD bisa dengan mudah melihat kepribadian Anda. Maka dari itu mulai sekarang cobalah untuk memposting hal yang bermanfaat dan jangan sampai posting tentang berita hox.

6. Terlalu Memilih Pekerjaan

Bekerja sesuai dengan passion memang sangat diinginkan oleh semua freshgraduate, karena mereka melakukannya dengan senang hati. Tetapi tidak semua orang bisa bekerja sesuai dengan passion yang dimiliki ketika kuliah. Nah jika Anda tidak bisa melamar pekerjaan yang sesuai dengan passion, maka jangan pernah malu mendaftar ke perusahaan yang lain, karena jika Anda terlalu lama memilih pekerjaan maka akan semakin lama menganggur.

7. Skill Berbicara Yang Kurang

Ketika melamar pekerjaan pasti Anda akan melewati tahap wawancara, dan di tahap tersebut akan menentukan apakah Anda akan diterima atau tidak. Kebanyakan mahasiswa freshgraduate akan gugup saat wawancara, bahkan ada juga yang belum pernah mengikuti wawacara dan kemampuan berbicaranya pun kurang. Untuk itu jika ingin lolos ke tahap wawancara maka dari sekarang mulailah perbaiki skill berbicara Anda agar nantinya tidak grogi saat mendapat pertanyaan dari HRD.
 
Jaman sekarang pengangguran semakin meningkat terutama lulusan sarjana. Nah bagi Anda yang sekarang masih kuliah, maka manfaatkan waktu yang masih ada untuk mengasah skill dan jika ada waktu luang maka bisa gunakan untuk memulai bisnis, agar nantinya jika belum mendapatkan pekerjaan tidak bingung mau kerja apa. Semoga untuk para freshgraduate khususnya lulusan tahun 2020 diberikan mental yang kuat dalam menghadapi keadaan yang seperti ini, dan mudah-mudah cepat mendapatkan pekerjaan yang diinginkan untuk membangun masa depan yang lebih baik lagi.