Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

6 Alasan Mengapa Sekolah Tidak Menjamin Kesuksesan di Masa Depan

Sapa nih diantara kalian ketika mendapat nilai bagus atau IPK cumlaude pasti berfikir bahwa akan mudah meraih kesuksesan? Jika Anda memikirkan hal tersebut maka tidak salah, namun pemikiran tersebut kurang tepat karena nilai/IPK dan kesuksesan tidak ada hubungannya. Mengapa begitu? Anda coba lihat saja orang sukses yang sudah berhasil mendirikan sebuah perusahaan, pasti mereka ketika sekolah tidak begitu pintar, atau bahkan cenderung kurang dalam materi akademik. Namun mereka bisa sukses karena usaha dan keyakinannya. 
 
Banyak orang tua yang menuntut anaknya untuk pintar di semua mata pelajaran dan mengharap anaknya menjadi yang terbaik di sekolahnya. Itu semua malah akan membuat anak menjadi stress dan mereka tidak bisa meluangkan waktu untuk mengasah kemampuannya. Dan akhirnya sifat tersebut terbawa sampai kuliah, saat kuliah mereka hanya belajar dan fokus mendapatkan IPK saja, dan setelah lulus malah menjadi pengangguran. Nah kali ini saya akan memberikan beberapa alasan mengapa sekolah tidak begitu menjamin sukses ketika terjun di dunia nyata.

Alasan Sekolah Tidak Menjamin Sukses

6 Alasan Mengapa Sekolah Tidak Menjamin Kesuksesan di Masa Depan

1. Materi Tidak Mengikuti Perkembangan Teknologi

Ketika Anda sekolah pasti materi yang diberikan dari jaman dulu sampai sekarang pasti sama. Hal tersebut akan membuat siswa menjadi tidak tahu tentang perkembangan teknologi, dan mereka hanya mempelajari materi jaman dahulu yang sekarang sudah tidak berguna lagi. Untuk itu anak yang sekolah selama 12 tahun hanya mengetahui materi jadul saja, dan mereka ketika sudah lulus pasti akan bingung mau membawa dirinya kemana. Untuk semua guru, sebaiknya jangan ajari murid hanya pintar di mata pelajaran saja, namun juga ajari tentang perkembangan teknologi dan etika yang harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Dituntut Untuk Pintar Disemua Mata Pelajaran

Kesuksesan itu sebenarnya berasal dari kemampuan seseorang di satu bidang dan mereka bisa mengembangkannya menjadi lebih baik lagi. Namun apa yang terjadi jika sekolah menuntut murid  untuk pintar di semua pelajaran, sementara guru-guru hanya pintar di satu mata pelajaran saja. Bahkan jika Anda sewaktu sekolah mendapat nilai 100 itu tidak akan berguna setelah lulus nanti. Jadi buat apa Anda sekolah hanya mengejar nilai yang ujung-ujungnya tidak dipakai. Lebih baik Anda menekuni satu bidang dan ketika sudah lulus Anda bisa mengembangkan bidang tersebut.

3. Dididik Seperti Robot

Tanpa disadari semua orang ketika masih duduk di bangku sekolah, mereka dididik seperti robot. Mengapa seperti robot? Karena mereka diharuskan untuk berangtkat pagi, pulang sore dan dirumah diberikan PR dan itu harus dikerjakan dengan baik. Setiap hari mereka melakukan kegatan yang sama, bahkan ketika akan melakukan suatu kegiatan mereka harus nunggu instruksi dulu dari  guru, sebelum ada instruksi mereka tidak melakukannya. Siswa juga tidak mempunyai waktu untuk belajar hal lain selain sekolah dan mereka juga tidak bisa mengembangkan hobinya.

4. Menganggap Ijazah Penting Dalam Mencari Kerja

Kebanyakan orang menganggap bahwa ijazah menjadi salah satu syarat diterima di sebuah perusahaan, dan mereka berlomba-lomba untuk selalu belajar agar nilai di ijazahnya bagus. Namun kenyataannya sekarang perusahaan tidak mementingkan ijazah pelamar, justru yang ditanyakan awal yaitu kemampuan/skill yang dimiliki. Tidak hanya itu sekarang sudah banyak orang yang sukses tanpa membutuhkan ijazah dan gelar sarjana, bahkan mereka bisa mengalahkan orang lain yang memiliki nilai ijazah bagus. Orang yang sewaktu kuliah nilainya biasa-biasa saja atau bahkan cenderung jelek, mereka malah berhasil membangun sebuah usaha dan mempekerjakan orang pintar yang memiliki gelar tinggi dan IPK bagus. Untuk itu jangan jadikan patokan bahwa dengan memiliki gelar yang tinggi dan nilai ijazah yang bagus pasti akan sukses.

5. Tidak Memiliki Pengalaman Kerja

Yang namanya bersekolah pasti waktunya akan dihabiskan di sekolah dan tidak memiliki waktu untuk mulai bekerja. Jikalau sambal bekerja pasti akan sangat sulit terutama bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah paket. Setiap harinya pasti akan menghadapi pelajaran dan hanya mengerjakan tugas saja. Sementara itu setelah lulus yang diperlukan yaitu pengalaman kerja. Jika Anda tidak memiliki pengalaman kerja maka bagaimana perusahaan akan merekrut Anda? Nah itulah yang membuat pengangguran di Indonesia semakin tahun semakin bertambah karena para freshrgaduate kurang siap dalam menghadapi dunia kerja.

6. Persaingan Hidup Yang Semakin Berat

Seiring bertambahnya tahun maka lulusan sekolah atau universitas akan semakin bertambah dan persaingan pun akan semakin berat. Maka dari itu banyak sekali orang yang berbondong-bondong untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin dan mendapatkan nilai bagus. Orang jaman dulu dan sekarang sangatlah berbeda. Jaman dulu hanya orang kaya saja yang mampu bersekolah tinggi, namun sekarang siapa saja bisa bersekolah bahkan bisa kuliah. Nah untuk Anda yang sekarang masih sekolah atau kuliah jangan hanya mengejar nilai saja, cobalah untuk mengasah skill dan bakat yang Anda miliki.
 
Dalam menghadapi kehidupan, yang dibutuhkan bukan nilai tetapi skill/kemampuan. Ketika terjun di masyarakat Anda harus mempunyai sifat tangungjawab dan kemampuan dalam memimpin yang baik. Untuk itu mulai sekarang ubahlah pola pikir Anda ketika bersekolah, jangan hanya fokus pada mata pelajaran saja, namun juga harus bisa melihat dunia luar agar tahu perkembangan jaman.