Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

7 Cara Mengatasi Rasa Cemas Memikirkan Masa Depan

Rasa cemas memang sering dialami semua orang terutama bagi anak muda yang masih kuliah. Mereka seringkali memikirkan bagaimana nasib setelah lulus kuliah nanti, apakah akan langsung dapat pekerjaan atau tidak. Jika Anda selalu merasa cemas terhadap masa depan, maka Anda masuk ke dalam kategori remaja yang selalu memikirkan masa depan, karena rasa cemas hanya akan timbul bagi orang yang senantiasa berfikir kedepan. Bagi anak muda yang pikirannya belum dewasa pasti tidak memikirkan masa depan, bahkan tidak memiliki rasa cemas sedikitpun. 
 
Nah biasanya rasa cemas akan timbul pada mahasiswa semester akhir yang sedang menyusun skripsi. Untuk Anda yang sekarang masih semester awal, maka lebih baik mempersiapkan diri sebaik mungkin agar nantinya setelah lulus sudah tahu bagaimana langkah selanjutnya. Berikut ini cara untuk mengatasi rasa cemas karena terlalu banyak memikirkan masa depan.

Cara Mengatasi Rasa Cemas

7 Cara Mengatasi Rasa Cemas Memikirkan Masa Depan

1. Jalani Hari-hari Dengan Maksimal

Ketika Anda masih menjadi mahasiwaa sebaiknya gunakan waktu sehari semaksimal mungikin dan jangan sampai waktu dalam sehari tersebut hanya untuk bermain atau untuk tidur. Contohnya Anda bisa menggunakan waktu untuk sharing dengan teman atau bahkan bisa dengan mengerjakan tugas kampus. Dengan begitu, Anda akan merasa nyaman dengan hari-hari yang bermanfaat.

2. Kembangkan Hobi

Hobi merupakan salah satu kegiatan yang membuat orang ketika melakukannya menjadi lebih enjoy dan tidak memikirkan beban. Misalnya Anda memiliki hobi bermain alat musik, maka kembangkan hobi tersebut agar lebih maksimal. Anda bisa mengikuti komunitas musik yang ada di daerah Anda agar memperluas pertemanan dan bisa untuk menambah wawasan.

3. Membangun Sebuah Bisnis

Jaman sekarang anak muda harus memulai sebuah bisnis agar nantinya saat tua bisa mengalami kebahagiaan secara finansial. Jika Anda seorang mahasiswa, maka bisa memulai bisnis kecil-kecilan contohnya jualan makanan, atau bahkan bisa membuka online shop. Dengan begitu Anda bisa menghasilkan uang dari bisnis tersebut dan nanti setelah lulus tidak akan khawatir ketika belum mendapatkan pekerjaan.

4. Kurangi Menggunakan Media Sosial

Media sosial memang menjadi salah satu platfom yang bisa memberikan banyak sekali wawasan tentang hidup. Anda bisa menggunakan media sosial untuk berbagai macam kegiatan. Tetapi disisi lain, media sosial juga bisa membuat mental seseorang down karena melihat salah satu postingan teman. Banyak orang yang memosting sesuatu tanpa memikirkan dampaknya bagi orang lain. Apabila Anda melihat postingan yang negatif, pasti rasa cemas akan timbul dan membuat Anda tidak yakin dengan diri sendiri.

5. Ciptakan Gaya Hidup Sehat

Cemas karena memikirkan masa depan bisa jadi karena Anda kurang dalam melakukan aktivitas sehat. Untuk itu Anda bisa berolahraga minimal 30 menit perhari agar tubuh Anda merasa lebih sehat dan bugar. Jika sempat maka Anda bisa datang ke tempat fitnes agar mendapat bimbingan yang lebih baik.

6. Bangun Koneksi

Kecemasan terhadap masa depan bisa disebabkan karena kurangnya koneksi dalam diri seseorang. Biasanya orang tersebut sangat tertutup dengan apa yang dilakukannya setiap hari. Mereka jarang berkumpul dengan temannya, dan akibatnya yaitu mereka merasa cemas jika nanti setelah lulus kuliah tidak mempunyai koneksi yang luas. Koneksi sangat berpengaruh terhadap kehidupan Anda selanjutnya dan juga bagi karir di dalam pekerjaan.

7. Berserah Diri Pada Allah

Jika Anda sering merasa cemas, itu berarti Anda kurang percaya bahwa Allah telah menentukan segalanya dan sudah merencanakan yang terbaik bagi hambanya. Jadi Anda tidak perlu cemas dengan masa depan yang belum terjadi, dan masa depan tidak bisa diprediksi. Untuk itu tetaplah tenang, dan setiap kali ingin melakukan pekerjaan selalu berdoa kepada Allah agar diberikan kemudahan. 
 
Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi rasa cemas memikirkan masa depan. Anak muda memang wajar ketika tiba-tiba muncul rasa cemas dengan masa depannya, karena bagaimanapun juga mereka kedepannya pasti akan memiliki kebutuhan yang sangat banyak, apalagi jika sudah berkeluarga. Intinya jangan terlalu cemas dengan hal yang belum terjadi, dan selalu optimis dengan apa yang sudah dilakukan.