Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Iklan atas artikel

7 Penyebab Rusaknya Moral dan Etika Generasi Muda

Indonesia merupakan negara yang sudah merdeka sekitar 75 tahun yang lalu, dan saat dijajah oleh Belanda pun peran anak mudah sangatlah penting sampai akhirnya terbentuk sumpah pemuda. Perjuangan mereka melawan penjajah harus diberikan pujian dan penghargaan karena tanpa pemuda, Indonesia pasti masih dijajah sampai sekarang. Nah sebagai anak muda harusnya kita meneruskan perjuangan pahlawan yang telah gugur. Tetapi  mengapa sekarang masih banyak anak muda yang belum mengerti mengenai sejarah, bahkan moral dan etika mereka sangat memprihatinkan. Hal tersebut sangat disayangkan dan harus segara diatasi dengan baik agar Indonesia kedepannya bisa lebih maju. Disini saya akan menjelaskan beberapa penyebab mengapa moral generasi muda semakin buruk seiring bertambahnya tahun.

Moral Generasi Muda Rusak

7 Penyebab Rusaknya Moral dan Etika Generasi Muda

1. Kurang Pengawasan

Peran orang tua sangatlah penting dalam kehidupan anak, mereka harus mendidik anaknya dari kecil dengan hal yang positif. Walaupun anak sudah remaja, tetap harus diawasi karena masa remaja sangat mudah terpengaruh dengan dunia luar. Maka dari itu cara mendidik anak akan menentukan moral anak di masa depan.

2. Salah Pergaulan

Nah ini yang banyak sekali dilakukan oleh anak muda jaman sekarang. Mereka sering terjebak dalam pergaulan dan salah memilih teman, bahkan ada juga yang berteman dengan orang yang lebih tua. Apabila Anda berusia 16 tahun maka lebih baik bergaul dengan orang yang seumuran karena akan lebih terjaga, dan jangan pernah bergaul dengan orang yang umurnya sudah 25 tahun keatas, karena pola pikirnya pasti akan berbeda.

3. Pengaruh Media Sosial

Seiring dengan perkembangan jaman, media sosial akan lebih banyak digunakan oleh semua orang untuk berbagai macam kegiatan, contohnya untuk berbisnis, belajar atau bahkan digunakan untuk menjalin silaturahmi. Tetapi apa yang terjadi  jika remaja menggunakan media sosial untuk kegiatan yang kurang bermanfaat, contohnya untuk bermain tik tok dengan pakaian mini, bahkan ada yang melihat video-video porno. Jika hal tersebut terus dilakukan, maka moral anak bangsa akan rusak.

4. Tidak Dibekali Dengan Agama

Jika anak muda tidak pernah belajar agama, maka dari segi perilakunya akan sangat berbeda dari yang lain. Agama mengajari kita untuk saling menghargai sesama, saling tolong menolong dan berbagi. Nah dari fondasi itulah kedewasaan anak muda akan terbentuk. Untuk itu tiap Desa seharusnya sebulan sekali mengadakan perkumpulan pengajian untuk anak muda, yang bertujuan untuk membangun generasi muda agar lebih baik lagi. Apabila di sebuah Desa tidak ada perkumpulan pengajian anak muda secara rutin, maka mereka pun anak bebas melakukan apa saja dan tidak tahu batasan.

5. Mengikuti Budaya Barat

Anak muda jaman sekarang sering mengikuti cara berpakaian dan gaya hidup orang barat, seperti memakai pakaian yang ketat di depan umum. Jika hal tersebut dilihat oleh anak kecil, maka suatu saat anak kecil tersebut anak meniru. Kita tinggal di Indonesia, dan harus melestarikan budaya Indonesia agar lebih maju lagi.

6. Acara Televisi

Sekarang ini banyak sekali acara televisi yang bisa membuat moral generasi muda rusak, salah satunya yaitu acara sinetron yang setiap hari tayang. Jika anak kecil menonton sinetron secara terus-menerus, maka perilakunya pun akan berubah dan akan mengikuti kelakuan dari pemeran di acara sinetron tersebut. Seharusnya channel  TV diisi dengan acara yang bermutu seperti film perjuangan, strategi bisnis atau yang lainnya.

7. Ketidakpedulian Dengan Lingkungan Sekitar

Kebanyakan remaja sekarang kurang bersosialisasi dengan orang di sekitarnya, mereka lebih asik dengan gadgetnya. Memang gadget sangat penting agar tidak ketinggalan informasi, tetapi jika dalam penggunaannya terlalu berlebihan sampai melupakan semuanya itu akan sangat berbahaya. Sosialisasi dengan orang sekitar sangat penting untuk menumbuhkan rasa kebersamaan.
 
Jadilah anak muda yang berkualitas dan bisa menjunjung tinggi harkat dan martabat keluarga maupun negara. Selain itu anak muda harus mempunyai jiwa nasionalisme yang tinggi dan jangan sampai melupakan sejarah. Apabila moral generasi muda Indonesia baik, maka bangsa ini akan lebih berkembang kedepannya.